Langsung ke konten utama

Lorong waktu

Aujordhui, le 17 Juillet 2008.

Sepertinya baru saja masuk Tahun 2008, eh...tiba-tiba beberapa bulan lagi sudah mendekati akhir tahun. Duuuh..cepat sekali waktu berlalu...aku berpacu dengan waktu, usiaku semakin hari berkurang, kepalaku mulai ditumbuhi uban, kulitku semakin kering, dunia semakin tua.... Ooooohh..bagaimana ini!!???? (hehe...mulai deeeeh..kayaknya hiperbola neeh!!!).

Masih terbayang, ibu dan ayah menimang-nimangku, menghiburku dengan nyanyian yang merdu, menjaga, merawat dengan kasih-sayang saat aku memerlukan, mengajariku banyak hal. Masuk Sekolah Dasar, SMP, SMA, hingga ke Perguruan Tinggi terlewati tanpa terasa.., hasilnya??? ijazah demi ijazah dikumpulkan.. Sudah berapa bayak biaya yang dikeluarkan orangtuaku..??, tak terhingga.. Terimakasih my dearest papa-mama.

Waktu seakan berlari, setelah menyelesaikan kuliah, aku bekerja disini di Jakarta, jauh dari keluarga. Waaah..ternyata sudah 8 tahun aku melewati hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun...uffff..!!
rasa bahagia, kesedihan, kesakitan, keterpurukan, haru, airmata terus mewarnai mengiringi jalan hidupku.
Bahagia di kala pengharapan terwujud, orang yang dicintai berada di dekatku, menghibur hati yang gundah, mendapat kekuatan kembali untuk mengumpulkan serpihan2 semangat hidup.
Oiya, aku ingat!.., kebiasaan adat Batak, bila ada keluarga yg baru sembuh dari sakit, tertimpa musibah, maka org tua membuatkan acara khusus "upa-upa" yaitu memberi makan dan memanjatkan doa kepada Allah swt untuk mengembalikan semangat hidup si anak yang sempat terbang dari tubuhnya agar kembali lagi ke dalam raga dan lebih kuat menghadapi tantangan di kehidupan di masa datang.

Kesedihan dan keterpurukan juga pernah menghinggapiku (eh..kayaknya sering juga sih), di mulai dengan kembalinya papa ke sang Pencipta 3 tahun sebelum aku menyelesaikan study. Trus, saat gagalnya sebuah hubungan kasih, sempet jobless juga ga punya uang cukup buat beli makan yang teratur, merasa dizhalimi oleh atasan di kantor, sakit parah beberapa minggu, dan banyak lagi. Tapi, syuuuuutt...jangan kasitau ke siapa-siapa yaa... itu cerita dulu yang cukup di simpan dan dikenang aja, aku dah simpen rapih di bilik hati.

Segala yang terjadi dalam hidupku ini adalah misteri Illahi. Aku yakin Allah memberikan yang terbaik sebagai tempaan agar aku lebih kuat dan menjadikan itu semua pengalaman hidup yang penuh warna dan bermakna.

Salam kasihku,

Komentar

neng_geulis mengatakan…
Hm... baru tau ya, enaknya punya blog, bisa ngoceh apa aja. Panjang x lebar x tinggi. Hehehehe.... selain sahabat 1, 2 orang, blog sebenarnya jadi 'keranjang' yang berguna dikala ga ada orang yang bersedia 'meminjamkan telinganya'
dasiLia mengatakan…
Yup, setuju sama mba euis...nikmattt sekali mempunyai blog :).

Btw, setiap orang pasti pernah dan akan mengalami semua hal itu mba, termasuk Ukie. Mengalami kebahagiaan, kesedihan, keterpurukan, kekecewaan dan lain-lain. Dan kita harus menerimanyah dengan lapang dada, karena mungkin semua itu sudah jalannya, semua sudah ada yang mengatur, sekarang tinggal bagaimana kita menghadapi semua itu :)
la vie mengatakan…
Idih...ga ada atuh yg bersedia kasih pinjem telinganya ...heheheh

Adakalanya ga semua pengalaman hidup yg aku alami bisa diceritakan ke orang lain secara langsung... ya ga siiih../???

Jadi cukup dengan curhat dan berbagi cerita di blog ini, kita bisa nyambung...
ya..kaaaan.????

I love you all
Hai Lismei
semoga di ujung lorong waktu itu akan ada tempat yang indah yang menanti

erni
la vie mengatakan…
Amiin ya Robbal Alamiin..

Semoga kita semua mendapatkan yang terbaik dari Alloh swt..

tengkyu Erni, mba Euis, Uqie for your kind attention..

Postingan populer dari blog ini

Qurban 1429 H

Hari Raya Idul Adha 1429 Hijriah tepat bersamaan dengan hari Senin 8 Desember 2008. Kali pertamaku berQurban. Alahmdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepadaku belajar, terbuka hati dan fikiran menjalankan ibadah qurban. Ya Allah, Engkau pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkan aku dengan orang-orang yang shaleh (Surat Yusuf 12:101).

My First Recipe!

Sore dengan angin sepoi-sepoi itu, di ruang televisi, aku asik membolak-balik tabloid wanita yg terletak di atas meja ruang keluarga. Dari rubrik Peristiwa, Kabar-kabari, sampai Masakan aku lalap habis. Tabloid itu selalu aku tunggu2 terbit rutin tiap hr Kamis pagi, kepunyaan kakakku, kak Nala. Sedari kecil aku memang gemar sekali membaca majalah, harian, komik kepunyaan ke enam kakak2ku. Tak heran, dari harian daerah langganan ayah, tabloid/majalah wanita kesukaan kakak dan ibu, sampai majalah musik dan olah raga aku baca semuanya. Pada saat itu, aku tertarik melihat dan mempelajari resep masakan yang tersaji. Mulailah aku memilih-milih dan menimbang-nimbang tingkat kesulitan cara pembuatannya. Akhirnya pilihanku jatuh ke resep kue coklat atau resep Brownies yg sedang naik daun. Dan, aku tersenyum puas... Tibalah hari Sabtu yang dinanti, bertepatan hari ini libur, aku pergi ke pasar yg tak jauh dari tempat tinggalku untuk membeli bahan-bahan Brownies; tepung cokla...

Percaya Diri

Percaya Diri Sahabat. Perkenalkan, namaku Istiqomah. Teman-teman memanggilku Titi. Saat ini aku berada di kelas V salah satu Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Di sekolah, aku gemar sekali membaca buku dan membuat karangan. Terutama membaca buku dongeng anak, cerita Nabi dan Rosul, dan lainnya. Karena itu, aku sangat gembira, sejak empat bulan terakhir, Ibu memberikan kesempatan kepadaku untuk berlangganan Majalah Anak Muslim yang terbit 1 bulan sekali. Sebenarnya sejak tahun lalu, aku telah memiliki buku yang berisi beberapa tulisan mengenai kegiatanku sehari-hari atau situasi yang sedang kualami saat itu. Pernah terlintas dalam pikiran ingin mengirim tulisan ke majalah anak untuk di terbitkan. Namun keinginan tersebut hilang begitu saja karena merasa tak percaya diri. Nah ketika aku tau bahwa kakakku juga senang menulis membuat karangan dan ditampilkan di majalah dinding sekolah, aku pun diam-diam memberanikan diri mengikuti langkah kak Fajar membu...