Langsung ke konten utama

Lupa Diri

Setelah selesai menemani Risni perawatan wajah di klinik, kami berjalan pulang.
Ternyata...rasa lapar tak dapat di tahan lagi, akhirnya kamipun mencari tempat makan di sekitar sini.
Memutuskan menghampiri rumah makan soto yg cukup terkenal di daerah Tebet. Akhirnyaaa....lega. heheh..

Sore hari Sabtu yg cerah, kamipun masuk dan duduk..kesan yang nyaman, bersih. Tetap sama seperti dulu gumamku. Memang sudah lama aku tak menginjak tempat ini, mungkin hampir 4 tahun lalu terakhir kalinya!!!?.
Banyak kenangan dan kisah di tempat ini, tempat kumpul bersama teman-temanku, tawa, tangis, sampai curhat pribadi di tumpahkan di tempat ini. Karena selain nyaman, juga luas dan tidak terlalu ramai pengunjungnya.Jadi pas banget bisa berlama-lama tanpa kuatir banyak yg antri. heheh.
Baiklah, itu cerita lama! :)

Sambil asik bercerita sana-sini, Risni dan akupun memesan beberapa menu untuk di santap.
Tak lama, soto telah terhidang di meja, berikut 1 piring gorengan bakwan, sate telur puyuh, tempe, ati ampela, berikut es teh manis.

Di sela-sela santapan soto, ada topik pembicaraan yang sangat mengena, aku ingat dalam otakku, sekaligus membuatku terhenyak. Deg....!
Banyak hal aku ketinggalan kereta!! lupa diri!, terlena dengan fananya dunia! :(

Tak kusangka, Ya Alloh Yang Maha Pengasih. Aku bersyukur hari ini aku tersadarkan. Pelihara hamba Ya Alloh..

InsyaAlloh, mulai detik ini aku akan menjaga diri dari perbuatan boros, pandai mengatur kebutuhan agar aku dapat menyisihkan rizkiku lebih bermanfaat.
Amiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Qurban 1429 H

Hari Raya Idul Adha 1429 Hijriah tepat bersamaan dengan hari Senin 8 Desember 2008. Kali pertamaku berQurban. Alahmdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepadaku belajar, terbuka hati dan fikiran menjalankan ibadah qurban. Ya Allah, Engkau pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkan aku dengan orang-orang yang shaleh (Surat Yusuf 12:101).

My First Recipe!

Sore dengan angin sepoi-sepoi itu, di ruang televisi, aku asik membolak-balik tabloid wanita yg terletak di atas meja ruang keluarga. Dari rubrik Peristiwa, Kabar-kabari, sampai Masakan aku lalap habis. Tabloid itu selalu aku tunggu2 terbit rutin tiap hr Kamis pagi, kepunyaan kakakku, kak Nala. Sedari kecil aku memang gemar sekali membaca majalah, harian, komik kepunyaan ke enam kakak2ku. Tak heran, dari harian daerah langganan ayah, tabloid/majalah wanita kesukaan kakak dan ibu, sampai majalah musik dan olah raga aku baca semuanya. Pada saat itu, aku tertarik melihat dan mempelajari resep masakan yang tersaji. Mulailah aku memilih-milih dan menimbang-nimbang tingkat kesulitan cara pembuatannya. Akhirnya pilihanku jatuh ke resep kue coklat atau resep Brownies yg sedang naik daun. Dan, aku tersenyum puas... Tibalah hari Sabtu yang dinanti, bertepatan hari ini libur, aku pergi ke pasar yg tak jauh dari tempat tinggalku untuk membeli bahan-bahan Brownies; tepung cokla...

Percaya Diri

Percaya Diri Sahabat. Perkenalkan, namaku Istiqomah. Teman-teman memanggilku Titi. Saat ini aku berada di kelas V salah satu Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Di sekolah, aku gemar sekali membaca buku dan membuat karangan. Terutama membaca buku dongeng anak, cerita Nabi dan Rosul, dan lainnya. Karena itu, aku sangat gembira, sejak empat bulan terakhir, Ibu memberikan kesempatan kepadaku untuk berlangganan Majalah Anak Muslim yang terbit 1 bulan sekali. Sebenarnya sejak tahun lalu, aku telah memiliki buku yang berisi beberapa tulisan mengenai kegiatanku sehari-hari atau situasi yang sedang kualami saat itu. Pernah terlintas dalam pikiran ingin mengirim tulisan ke majalah anak untuk di terbitkan. Namun keinginan tersebut hilang begitu saja karena merasa tak percaya diri. Nah ketika aku tau bahwa kakakku juga senang menulis membuat karangan dan ditampilkan di majalah dinding sekolah, aku pun diam-diam memberanikan diri mengikuti langkah kak Fajar membu...