Langsung ke konten utama

Berbagi kasih

Siang yang terik, matahari dengan lantangnya menunjukkan sinarnya ke seluruh penghuni bumi ...
Sementara itu, di dalam bus aku duduk pada kursi paling belakang..belum banyak penumpang yang terisi. Bus P6 jurusan kl deres-kp rambutan masih saja kekeuh sumeukeh nge tem di slipi. Uffffffff..., keringat tak henti-hentinya mengucur...

Beberapa menit berlalu, perlahan-lahan bus jalan juga..dan dua orang anak pengamen kecil, lelaki 11 thn dan adik perempuannya berusia 3 thn yang sedari tadi duduk di sampingku beranjak berdiri menuju tengah penumpang. Merekapun mulai bernyanyi dengan diiringi gitar kecil yang dimainkan si abang..si adik sesekali mengikuti lirik yang dilantunkan si abang. Dengan mata yang kelihatan mengantuk dan lelah, pakaian, sandal kumal, dan mungkin mereka lapar juga....mereka terus bernyanyi.
Entah lagu apa yang mereka lantunkan, persisnya aku tak ingat.. Pusat perhatianku hanya tertuju kepada kedua anak kecil itu..

Oh, dunia..., haruskah sekeras ini usaha yang dilakoni kedua anak, si abang dan si adik agar mereka mendapat kan sedikit rezki dari penumpang untuk dapat bertahan hidup???
Mana ibu-ayah kalian, dik??

Ingin aku berbagi kasih..hanya sedikit yang dapat aku beri saat ini. Aku doakan kalian segera mendapatkan rezki yang berkah dari Allah swt., supaya kalian dapat tumbuh dengan baik.

-love you, pa
-love you, ma
lr

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Qurban 1429 H

Hari Raya Idul Adha 1429 Hijriah tepat bersamaan dengan hari Senin 8 Desember 2008. Kali pertamaku berQurban. Alahmdulillah, Allah masih memberikan kesempatan kepadaku belajar, terbuka hati dan fikiran menjalankan ibadah qurban. Ya Allah, Engkau pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkan aku dengan orang-orang yang shaleh (Surat Yusuf 12:101).

My First Recipe!

Sore dengan angin sepoi-sepoi itu, di ruang televisi, aku asik membolak-balik tabloid wanita yg terletak di atas meja ruang keluarga. Dari rubrik Peristiwa, Kabar-kabari, sampai Masakan aku lalap habis. Tabloid itu selalu aku tunggu2 terbit rutin tiap hr Kamis pagi, kepunyaan kakakku, kak Nala. Sedari kecil aku memang gemar sekali membaca majalah, harian, komik kepunyaan ke enam kakak2ku. Tak heran, dari harian daerah langganan ayah, tabloid/majalah wanita kesukaan kakak dan ibu, sampai majalah musik dan olah raga aku baca semuanya. Pada saat itu, aku tertarik melihat dan mempelajari resep masakan yang tersaji. Mulailah aku memilih-milih dan menimbang-nimbang tingkat kesulitan cara pembuatannya. Akhirnya pilihanku jatuh ke resep kue coklat atau resep Brownies yg sedang naik daun. Dan, aku tersenyum puas... Tibalah hari Sabtu yang dinanti, bertepatan hari ini libur, aku pergi ke pasar yg tak jauh dari tempat tinggalku untuk membeli bahan-bahan Brownies; tepung cokla...

Percaya Diri

Percaya Diri Sahabat. Perkenalkan, namaku Istiqomah. Teman-teman memanggilku Titi. Saat ini aku berada di kelas V salah satu Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Di sekolah, aku gemar sekali membaca buku dan membuat karangan. Terutama membaca buku dongeng anak, cerita Nabi dan Rosul, dan lainnya. Karena itu, aku sangat gembira, sejak empat bulan terakhir, Ibu memberikan kesempatan kepadaku untuk berlangganan Majalah Anak Muslim yang terbit 1 bulan sekali. Sebenarnya sejak tahun lalu, aku telah memiliki buku yang berisi beberapa tulisan mengenai kegiatanku sehari-hari atau situasi yang sedang kualami saat itu. Pernah terlintas dalam pikiran ingin mengirim tulisan ke majalah anak untuk di terbitkan. Namun keinginan tersebut hilang begitu saja karena merasa tak percaya diri. Nah ketika aku tau bahwa kakakku juga senang menulis membuat karangan dan ditampilkan di majalah dinding sekolah, aku pun diam-diam memberanikan diri mengikuti langkah kak Fajar membu...